IIS UGM dan Papua Democratic Institute Memperkuat Kolaborasi Melalui Riset CoDA

Penyempitan ruang sipil telah menjadi sebuah realitas penting dalam narasi gerakan masyarakat sipil di Indonesia, termasuk di Papua. Berbagai konteks dan dinamika sangat mempengaruhi bagaimana persepsi Aktor Masyarakat Sipil (AMS) terhadap penyempitan maupun resilensi ruang sipil dalam merespon perubahan yang ada. Terkait dengan isu tersebut, Institute of International Studies Universitas Gadjah Mada (ISS UGM) berkolaborasi dengan PD-Institute menggelar kegiatan “Pelatihan Enumerator CoDA” di Kantor PD-Institute. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari tersebut difasilitasi oleh Dr. Diah Kusumaningrum, Peneliti IIS UGM yang juga merupakan Associate Professor dari HI UGM.

Pelatihan enumerator ini dimaksudkan untuk membekali para peneliti muda PD-Institute dengan kemampuan untuk melakukan pengumpulan data baik dari segi pengetahuan maupun skill. Adapun riset kolaboratif yang dilakukan tersebut bertujuan untuk memetakan risiko dan resiliensi aktor masyarakat sipil; merumuskan dan piloting kerangka Indeks Ruang Sipil Indonesia yang mengukur dinamika penyempitan dan resiliensi ruang sipil pada satu sisi dan kapasitas/inkapasitas masyarakat sipil untuk melakukan CDA pada sisi lain. Selain itu, riset kolaboratif ini juga bertujuan untuk merumuskan rekomendasi peringatan dini dan tanggapan dini (early warning earlyresponse–EWER) untuk AMS, terutama kelompok paling rentan. CoDA sendiri merupakan bagian pengembangan dari proyek dari Connect, Defend, Act! (CDA), yang berfokus pada memantau dan menganalisis ruang waktu sipil di Indonesia termasuk bagaimana ruang publik, kebebasan sipil, aktivisme, dan dinamika masyarakat sipil berkembang atau justru tertekan ditengah berbagai kontradiksi sosial-politik.

Pelatihan berfokus kepada pengajaran skill-skill dasar yang dibutuhkan sebagai enumerator seperti memahami dan mengartikulasikan pertanyaan, melakukan coding, hingga pada bagaimana melakukan wawancara dengan memperhatikan etika dan responden itu sendiri. Kegiatan ini diselenggarakan dari tanggal 9 hingga 10 Februari 2026 ini di hadiri oleh 6 enumerator, peneliti ISS UGM dan peneliti PD-Institute.

Scroll to Top