Papua Democratic Institute (PD-Institute) melaksanakan refleksi tahunan yang melibatkan seluruh staf lembaga, mulai dari Direktur, Ketua Badan Pengurus, Finance, STRAKOM, Administrasi, departemen-departemen program, hingga divisi kepemudaan SWARA Akar Papua (SWAP). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 19–20 Januari 2026, bertempat di Hotel Suni Abepura, Jayapura.
Refleksi tahunan ini mengusung tema “Saya, Kamu, dan PD-Institute”, sebagai ruang bersama untuk melihat kembali perjalanan kerja, memperkuat relasi internal, serta merumuskan arah kontribusi ke depan. Dalam sesi refleksi, setiap staf mempresentasikan jawaban atas empat pertanyaan utama: apa yang telah dikerjakan dan dicapai selama bekerja di PD-Institute; tantangan yang dihadapi dalam proses kerja; hal-hal yang ingin diperbaiki agar individu dan lembaga dapat berkembang lebih baik; serta rencana kontribusi dan peran yang ingin dilakukan di tahun berjalan.
Melalui proses ini, refleksi tidak hanya menjadi ruang evaluasi personal, tetapi juga sarana pembelajaran kolektif. Para staf diajak untuk saling memahami peran masing-masing, mengenal lebih dalam nilai, visi, dan kerja-kerja PD-Institute sebagai lembaga riset dan advokasi.
Pada hari terakhir kegiatan, setiap departemen dan unit kerja mempresentasikan usulan program untuk tahun 2026. Presentasi ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan gagasan, memperkuat kolaborasi lintas divisi, serta memastikan bahwa perencanaan program berjalan secara partisipatif dan terarah.
Sebagai penutup, para staf menuliskan surat untuk PD-Institute. Surat-surat ini berisi refleksi personal, harapan, serta komitmen untuk terus bertumbuh bersama PD-Institute. Momen ini menjadi simbol kedekatan emosional antara individu dan PD-Institute, sekaligus penegasan bahwa PD-Institute dibangun bukan hanya oleh kerja profesional, tetapi juga oleh rasa memiliki dan tanggung jawab bersama.
Melalui refleksi tahunan ini, PD-Institute menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang reflektif, inklusif, dan berkelanjutan, dengan menempatkan manusia sebagai pusat dari setiap proses kerja dan perubahan.
