Screenshot 2026-03-04 182345
Screenshot 2025-09-19 183355

     Kisah ini menggambarkan perjuangan nelayan Kampung Sowek yang hidup dari laut dengan menjaga tradisi, dikenal dengan Tunda, sebuah sistem berbasis marga dalam menangkap ikan dan menjual hasilnya ke pasar. Tradisi ini bukan sekadar cara mencari nafkah, tetapi juga warisan pengetahuan dan solidaritas yang diwariskan antar generasi.
     Film dokumenter ini dituturkan melalui kisah Erasmus Manufandu, yang menceritakan perjalanan tiga marga Manufandu, Kawer, dan Mandosir dalam menjaga tradisi melaut tersebut. Melalui praktik tunda perahu, laut dipahami bukan hanya sebagai ruang ekonomi, tetapi juga sebagai ruang hidup, identitas, dan kebersamaan masyarakat Kampung Sowek

Tonton Disini..
Screenshot 2026-03-16 121423
WhatsApp Image 2025-02-09 at 22.32.39
Screenshot (107)

     "Mama Imelda dan Dusun Sagu: Cerita dari Pinggiran Sungai Digoel" Di tepian Sungai Digoel, Mama Imelda mempertahankan tradisi warisan leluhur dalam mengolah sagu—bahan pangan pokok masyarakat Papua. Proses ini dimulai dari pemilihan pohon sagu yang matang di hutan.
     Dengan menggunakan kapak tradisional, Mama Imelda dan keluarganya menebang pohon sagu, lalu memotong batangnya menjadi beberapa bagian. Tahapan berikutnya adalah memukul batang sagu untuk memisahkan empulurnya. Setelah itu, empulur sagu dicuci dengan air sungai, diperas, dan diendapkan hingga menghasilkan pati sagu yang bersih.
     Pati sagu inilah yang kemudian diolah menjadi berbagai jenis makanan tradisional. Setiap langkah dalam proses ini adalah simbol kerja keras, kekuatan, dan kecintaan Mama Imelda pada tanah dan budaya.
     Melalui video ini, kita diajak untuk mengenal lebih dekat kearifan lokal masyarakat di pinggiran Sungai Digoel, yang hidup selaras dengan alam, menjaga tradisi, dan mengajarkan kita tentang ketahanan pangan yang berakar dari leluhur.

Tonton Disini..
Screenshot 2026-03-16 121451
WhatsApp Image 2025-02-09 at 22.35.28

“Suara Hutan Perempuan Memanggil” merupakan sebuah film pendek yang di produksi berdasarkan hasil riset para peneliti muda dari Papua Democratic Institute (PD-Institute) yang sebelumnya bernama Koalisi Kampus Untuk Demokrasi Papua. Film ini berfokus pada perubahan yang terjadi dalam masyarakat adat di Teluk Youtefa akibat pembangunan infrastruktur maupun degradasi lingkungan yang mengancam keberlanjutan penghidupan komunitas. Film ini mengangkat narasi mama mama yang menjadi saksi atas perubahan Hutan Perempuan yang menjadi ruang ekspresi identitas dan penghidupan mereka.

Tonton Disini..
Scroll to Top